Anyeong haseyeo readers…

sekian lama tidak ngpost akhirnya Fanfic terbaru kali ini keluar, terlalu banyak kegiatan sekolah apalagi di tambah kesibukan persiapan UAN yang sangat banyak menyita waktu. Okay, untuk FF kali ini gw akan ambil Sooyoung sebagai the main cast, selanjutnya ada Siwon dan Kyuhyun, walaupun mungkin akhirnya tidak sesuai dengan yang di harapkan.

OK,, lets see…

“Yaa chagiyaa…kemana kita akan pergi hari ini?.” Tanya Siwon pada Sooyoung sambil meletakkan tangannya di bahu kekasihnya itu.
“Ummp … aku ingin pergi ke …. Sungai Han!” Seru Sooyoung dengan gembira dan bertepuk tangan.

Siwon tertawa lalu menggandeng tangan Sooyoung sampai ke mobilnya. Tepat ketika ia ingin membunyikan mobilnya, teleponnya berdering.

“Yeah?” Siwon menjawab teleponnya tanpa melihat nama pemanggil yang tertera di ponselnya .

Sesaat kemudian, wajah Siwon berubah berseri ketika ia mendengar suara seseorang di dalam teleponnya. “Oh, Fany- ah! Aku baik-baik saja,, bagaimana keadaanmu ?

Sooyoung menatapnya, “ Dia tampak begitu bahagia .. sangat bahagia ..” ucap Sooyoung dalam hati

“Ya, tentu saja..baiklah  kita akan bertemu… kamu juga datang yaa ..Bye.” Siwon kemudian  menutup teleponnya dan berbalik menatap Sooyoung. Ada keheningan dan rasa canggung beberapa saat diantara mereka,, kemudian Siwon mulai menjalankan mobilnya menuju sungai Han.

“Um … bagaimana keadaan Fany unnie, oppa ?” Sooyoung memecah keheningan dan menoleh pada Siwon.

“Dia baik-baik saja ,,, dia bilang kalau dia cukup jenuh dengan semua kegiatannya di USA..”

Sooyoung hanya mengangguk dan berpikir sedikit sebelum berkata, “Oppa menyukainya, kan?”

Siwon tiba-tiba menghentikan mobilnya di tengah jalan. Untungnya sudah malam dan tidak begitu banyak pengguna jalan pada saat itu.

Siwon memandang Sooyoung dalam, “Tentu saja tidak… aku mencintaimu Sooyoung, bukan dia..” tegas Siwon

Sooyoung menggeleng dengan senyuman pahit yang dipaksakan, “tidak oppa, jangan bohong pada diri oppa sendiri,, aku lihat oppa terlihat lebih bahagia ketika oppa berbicara dengan Fany onnie dibanding aku oppa,,aku bisa merasakannya..”

” Sooyoung ..” Siwon kemudian terdiam,tak ada lagi yang bisa dikatakannya.

“Oppa, ku mohon jawab aku dengan jujur.” Ucap Sooyoung lembut sambil menatap mata siwon “Apa yang oppa rasakan saat oppa melihat fany onnie?”

“aku.. aku hanya merasa bahagia ..” jawaban polos keluar dari mulut siwon
Sooyoung tersenyum walaupun Siwon bisa melihat air mata mulai menumpuk di mata Sooyoung, “Oppa menyukainya. … cinta pertama oppa.”

“Tidak, Sooyoung !! kamu.. kamulah cinta pertamaku-“

Sooyoung memotong perkataan Siwon. “Memang,, aku mungkin cinta pertama oppa, tapi itu bukan berarti aku juga yang terakhir untuk Oppa,. Perasaan semua orang pasti akan berubah oppa..

Siwon menggeleng, “Jangan katakan padaku … kalau kamu ingin putus ?”

Sooyoung menarik napas dalam-dalam, “Ya, Oppa aku ingin putus dengan oppa..”
“Tapi, aku tidak mau Sooyoung..” Siwon berkata begitu pelan dgn air mata yang terbentuk di matanya.
“inilah yang terbaik oppa…, Sooyoung berhenti dan Siwon memandangnya.
“Berjanjilah kalau oppa tidak akan pernah melupakanku,, karena dalam pikiranku sendiri tidak pernah terpikir untuk meninggalkan oppa,, ingatlah kalau dulu kita sempat saling memiliki walau hanya dalam waktu yang sesaat oppa..”
Siwon mengangguk, “Jadi, kita  .. sekarang ….”

“Yahh, jadi lebih baik sekarang panggil Fany unnie,, aku akan pulang sekarang.!” Kata Sooyoung sambil berjalan keluar dari mobil Siwon. Walaupun dalam keadaan hujan deras.

Siwon mengikutinya, ” Sooyoung!”

Sooyoung berbalik dan menghadap kearah Siwon.

“Kamu tahu Sooyoung….. Ini sesuatu yang tak pernah kuduga sebelumnya, tetapi pada akhirnya inilah kenyataannya, aku harap kamu memiliki kehidupan yang lebih baik dan jangan lupakan aku…!” Siwon terisak,,air matanya yang tak dapat lagi di bendung. Keduanya menangis.

Sebelum Sooyoung  mengatakan apa-apa, handphone  Siwon bordering lagi.

“Yeah, Fany-ah Sungguh, kau akan datang???!” Siwon menatap Sooyoung dengan penuh kebahagiaan.

Timbul senyum kecil dari wajah tampan Siwon. Sooyoung ikut tersenyum walau rasanya sangat sakit  dan berpaling kembali menyusuri jalan yang basah.
“Ketika aku melihat senyummu oppa, aku tahu itu senyum itu bukan untukku, saat itulah aku merindukanmu oppa ..” Sooyoung tak dapat menahan air matanya.
“Aku yakin oppa akan bahagia dengan Fany onnie, oppa …” Sooyoung tersenyum kecil lalu menyeka air matanya.

—–

“Omo.., kau membuatku takut.” Kyuhyun kaget melihat Sooyoung yang tiba-tiba muncul di ruang vokal.

Sooyoung sedikit tersenyum, Kyuhyun kemudian dikejutkan lagi dengan melihat keadaan Sooyoung yang basah kuyup ” ada apa dengan kamu Sooyoung -aa? Dimana Siwon hyung ??? apa dia tidak mengantarmu ke sini ??

“Kami … putus.” Kata Sooyoung sambil duduk.

Kyuhyun kemudian duduk di depan Sooyoung, “Aku tidak akan bertanya kenapa, kecuali jika kamu sendiri yang ingin memberitahukanku.”

Sooyoung duduk  dengan tenang. Perlahan-lahan air mata mulai menumpuk di matanya,
“oppa, kau tahu apa hal yang paling sulit di dunia ini ?” Sooyoung menatap Kyuhyun, “Hal yang paling sulit adalah ketika melihat orang yang kita cintai, mencintai orang lain.”

“Kamu benar Sooyoung-ah, aku tahu bagaimna perasaanmu sekarang,, tapi kamu tidak boleh tetap diam dalam kesedihan seperti ini,, jika kamu benar menyayangi Siwon hyung, pasti kamu akan merelakannya, karena kamu sendiri yakin Siwon hyung lebih bahagia bersama orang lain,, cinta itu tidak harus memiliki Sooyoung-aa,, tapii jika kamu melihat orang yang kamu sayangi juga bahagia, pasti kamu juga akan ikut merasakan kebahagian itu Sooyoung-aa…aku yakin kamu pasti bisa !!  Sooyong fighting !!The Goddess Of Shikshin ! ” Kyuhyun teriak saat memberi semangat pada Sooyoung. Sooyoung tertawa.

“Yaa, aku membuat kamu kembali tersenyum Sooyoung -ah ~” Kyuhyun kemudian bernyanyi, tiba-tiba guru vocal Kyuhyun datang menghampiri mereka.

“Halo, Sooyoung sshi,, Kyuhyun ah., Kita harus pergi.” Ucap Mrs. Jung

Kyuhyun berbalik ke Sooyoung, “Kamu ingin aku tetap tinggal menemanimu disini?”

Sooyoung menggelengkan kepalanya, “Tidak, aku hanya perlu sedikit waktu sendiri saja ..kamu pergilah..”

Kyuhyun tersenyum dan bangun dari tempat duduknya, “Sampai nanti ~ Hati-hati Sooyoung -ah..Annyeong….” Sebelum pergi, Kyuhyun mencium kening Sooyoung.

Sooyoung sedikit kaget kemudian tersenyum dan melambaikan tangan pada mereka. Setelah Sooyoung  menutup pintu, senyumnya hilang dan berdiri memandang ke luar jendela yang masih hujan.

“ Kyu oppa benar, aku membuat keputusan yang tepat .. aku pasti bisa menemukan seseorang yang lebih baik lagi” Sooyoung tersenyum dan menyeka air matanya.

“Karena aku  Choi Sooyoung, jangan menangis, Hwaiting !!!” Dia bergumam pada dirinya sendiri dan terus memandangi hujan yang turun.

THE END

Okay, don’t be silent reader.. ^^