Annyeong…

Kali ini saya kembali membuat suatu fanfic yang tentunya castnya adalah Yoona, dan pastinya ada Yuri di sana.. maklumlah saya adalah seorang YoonYul shipper. FF ku kali ini ini bergenre mellow,, yah ga jauh jauh dari tema judulnya “Waiting You in the Heaven” yang pastinya di salah satu cast nya ada yang harus berada di surga..sebenarnya FF ini terinspirasi dari suatu FF yang dulu saya pernah baca, tapi ini bukan plagiat loh.. karena FF yang saya itu ga ada endingnya sampai sekarang,, jadi saya berinisiatif untuk membuat lanjutannya berdasarkan imaginasi saya.. hehehe

Okelah,, cukup dah curcol dikitnya.. lets reading ^^

Main Cast :

1. Im Yoona

2. Kwon Yuri

3. Lee Donghae

4. Kim Hyung Joon

Prolog :

“Yuri onnie…yuri onnie……….” Seohyun semakin mempercepat langkahnya menuju kelas Yuri. Yuri kebingungan melihat tingkah Seohyun yang terlihat panik .“ waeyo seohyun-aa ??” tanya yuri.

“ Yuri onnie… Yoona…Yoona..” Seohyun mencoba mengatur nafasnya yang masih tak karuan.

“ wae ?? ada apa dengan Yoona, Seohyun-aa ?? Yuri langsung panik ketika seohyun menyebut nama adiknya kesayangannya itu.

“ Yoona… dia pingsan lagi onnie..” jawab seohyun

“ aa..apa ??? dimana yoona sekarang ??

“ diruang kesehatan onnie..”

Tanpa pikir panjang Yuri langsung berlari menuju ruang kesehatan untuk melihat keadaan adiknya, Yoona. Seohyun juga lalu mengikuti langkah Yuri menuju ruang kesehatan. Setibanya di UKS, Yuri melihat keadaan Yoona yang sedang terbaring lemas dan duduk di samping tempat dimana Yoona berbaring.

“ Yoona…” bisik Yuri di telinga Yoona

“ Yoona, kenapa kamu seperti ini lagi..” ucap yuri lagi, pelan.a

Tak lama kemudian, jari Yoona mulai bergerak, matanya pun mulai terbuka, akhirnya Yoona sadar dari pingsannya. Yoona lalu melihat kearah Yuri dan tersenyum kepadanya. “ Onnie…” ucap Yoona lembut..

Yuri lalu membalas senyum Yoona lalu mengelus rambut adik yang paling di sayanginya itu. Yuri kemudian bertanya kepada Yoona tentang keadaanya dan penyebab sampai Yoona pingsan.“ kenapa kamu sampai bisa pingsan, saeng ??”

Yoona berpikir sejenak, kemudian menjawab pertanyaan onnienya itu..“ehm… itu.. oh ya,,, tadi karena kena bola makanya aku pingsan, benarkan Seohyun-aa ??? kata yoona sambil melirik ke arah Seohyun. Seohyun sedikit terkejut, kemudian bersikap kembali seperti sebelumnya karena sudah mengerti arti lirikan Yoona. Lagi-lagi, Seohyun harus ikut berbohong pada Yuri demi sahabatnya itu, karena seohyun tahu bahwa itu bukanlah penyebab sampai Yoona pingsan.

“ benar itu Seohyun-aa ?? yuri mencoba meyakinkan. Seohyun lalu menjawab “ne” yang diikuti dengan anggukannya.

“ tapi onnie,, onnie tidak akan memberitahukan appa dan eomma kan ??

“ tergantung…” jawab yuri singkat

“ onnie….” Yoona mulai menunjukkan muka memelasnya dan merayu onnienya itu supaya tidak memberitahukan appa dan eommanya mereka.

“ ayolah onnie… onnie tidak mau melihat appa dan eomma khawatir lagi kan ?? onnie tidak mau melihat aku lagi harus di periksa dokter dengan alat-alat yang sangat menyeramkan itu kan onnie ??” yoona terus berusaha membujuk onnienya. Yuri tak tega melihat Yoona dan akhirnya Yoona berhasil meluluhkan hati kakaknya.

“ arasso,, tapii..” yoona tidak jadi mengembangkan senyumnya ketika mendengar kata-kata “tapi” di tengah kalimat yang Yuri ucapkan. “ tapi apalagi onnie…??”

“ tapi asalkan kamu tidak berbohong tentang penyebab kamu pingsan ini, onnie tidak akan memberitahukan pada appa dan eomma, karena onnie tahu, kamu biasa pingsan itu karena jantungmu yang lemah” jelas yuri yang membuat Yoona seketika terkejut.

“ yah onnie.. aku tidak bohong kok, benar tadi aku kena bola.. jadi onnie tidak akan beritahu appa dan eomma kan ??

“ hmm.. ara” jawab yuri singkat. Yoona langsung memeluk yuri. “onnie… saranghe..” yuri hanya tersenyum dan membalas pelukan Yoona. Seohyun juga ikut tersenyum melihat kasih sayang yg ditunjukan Yuri dan sahabatnya, Yoona.

Setelah meresa baikan, Yoona lalu keluar dari ruang UKS dan kembali mengikuti pelajaran seperti semula sampai pelajaran berakhir dan pulang kembali kerumah.

Esoknya,,,,

“ Yoona.. ireona..!!” ucap eomma Yoona sambil mengetuk pintu kamar Yoona

“ Yoona… bangun cepat,, hari ini jadwal kamu untuk cek up di dokter” ucap eomma kali ini lebih keras. Yoona yang sedetik lalu masih berada di alam mimpi langsung terbangun mendengar suara eommanya. “ne omma…aku bangun” sahut Yoona

Yoona lalu bergegas mandi dan segera bertemu eommanya.

“annyong appa, eomma, onnie..” sapa yoona

“ annyong yoona-ah” jawab mereka serempak

“ oh ya eomma akan mengantarku cek up ke dokter hari ini kan ?? Tanya yoona sambil menyantap rotinya.

“ eomma tidak bisa sayang, eomma harus menemani ayahmu rapat hari ini”

“ nanti onnie yang akan menemanimu saeng,,” ucap yuri.

“ arasoo” yoona lalu tersenyum dan meneruskan kembali makannya.

Sampai di rumah sakit, Yoona dan Yuri lalu menuju ruang dokter yang biasa menangani Yoona. Tapi, karena hari itu sangat banyak antrian, Yoona dan Yuri memutuskan untuk menunggu di lobby rumah sakit untuk sementara.

“ yoona-ah, onnie mau beli minum dulu, kamu tunggu disini ya saeng..”

“ ne onnie..”

Karena lelah menunggu, Yoona lalu berjalan-jalan di sekitar rumah sakit. Memang, rumah sakit itu tidak asing bagi Yoona, karena bisa hampir tiap hari Yoona harus melakukan check up di rumah sakit itu, tapi karena Yoona yang sibuk sekolah, jadi Cuma bisa pergi 3 sampai 5 kali check up di rumah sakit.

“ huh.. syukurlah aku berhasil meyakinkan appa dan eomma supaya aku tidak harus di rawat di rumah sakit, kalau sampai iya,, bisa mati kebosanan aku disini.. sama sekali tidak ada yang menarik” Yoona lalu berbalik kebelakang tepat saat seseorang akan berjalan ke arahnya dan…

Bruk…. Yoona berhasil membuat orang yang memakai baju pasien jatuh tersungkur..

“ omo.. mianhe..cheongmal mianhe..aku sunggu tidak sengaja” ucap yoona. Orang yang di tabraknya itu hanya melihat ke arah Yoona sekilas dan berusaha berdiri. Yoona coba membantu orang itu, tapi tangan Yoona langsung di tepis orang itu lalu menatap yoona sinis..

“ gwenchanayeo..??” yoona berusaha memperbaiki keadaan

Tanpa menjawab pertanyaan Yoona, orang itu langsung pergi. Yoona hanya bisa menatap langkah orang itu yang semakin menjauh dengan perasaan bersalah. “ ah babo imnida” ucap yoona dalam hati sambil menepuk kepalanya.

Saat yoona berbalik arah, Yoona menemukan sesuatu lalu mengambilnya.

“ sepertinya ini milik orang tadi” yoona lalu membaca sesuatu itu yang seperti kartu identitas.

“ oh jadi dia adalah pasien di rumah sakit ini,, dan namanya Donghae, Lee donghae.. aku harus mengembalikan ini padanya”

Yoona lalu berjalan mencari orang yang bernama Donghae tersebut..

To be continue…