YeNa-YoonYe

Yesung mendengar suara benturaan keras. “Yoona-ah” spontan nama Yoona yang langsung di ingat Yesung. Semua orang yang berada di dekat situ datang menolong Yoona. Yesung berusaha melihat keadaan Yoona, tapi sia-sia karena tenaganya hilang, yesung tak mampu lagi mendorong kursi rodanya, tubuhnya melemah. “Yoona… jeongmal mianhe” yesung hanya bisa duduk di kursi rodanya sambil meneteskan air mata.

Yoona segera dilarikan ke rumah sakit. Orang tua Yoona sangat shock mendengar Yoona kecelakaan dan segera datang melihat keadaan Yoona dirumah sakit.

“ Yoona anaku…” rintih ibu Yoona yang tidak bisa menahan tangisnya. Ayah Yoona berusaha untuk menenangkah istrinya dan menanyakan pada dokter tentang keadaan Yoona.

“ dokter, bagaimana keadaan anakku Yoona ??

“ bapak sebaiknya tenang dulu, bapak harus bisa menerima semua kenyataan seburuk apapun itu.”

“ maksud dokter ??”

“ iyya, kami khawatir Yoona tidak bisa melewati masak kritisnya, apalagi saat ini dia kehilangan  banyak darah,apakah diantara ibu dan bapak ada yang bersedia mendonorkan darahnya untuk Yoona ?? Tanya dokter,

Orang tua yoona diam tidak bisa melakukan apa-apa apalagi donor darah jalan satu-satunya agar Yoona bisa melewati masa kritisnya juga tidak bisa dilakukan karena darah orang tua Yoona dan Yoona berbeda. Orang tua yang merawat Yoona selama ini adalah orang tua asuh yang mengangkat Yoona dari kecil semenjak Yoona ditinggalkan ibu kandungnya yang telah bercerai dengan Ayah kandungnya yang kini sudah meninggal.

“ maaf dokter tapi….. sebenarnya kami bukanlah orang tua kandung Yoona, kami hanya orang tua asuh Yoona, tapi dokter apa tidak ada stock darah lagi ??

“ hmm kami sudah berusaha semampunya, tapi stock darah yang sama dengan golongan darah Yoona juga sudah habis, Pak” dokter menjelaskan

“ ku mohon dokter, selamatkan anakku, dian anaku satu-satunya yang sangat kusayangi dokter, kumohon dokter…” ibu yoona semakin histeris

“tapi…

“ aku yang akan mendonorkan darah untuk yoona” yesung tiba-tiba datang dan mengejutkan dokter, ayah dan ibu yoona

“ yesung-sii ??”

“ ne ajumma.. tolong ijinkan aku mendonorkan darah untuk Yoona, bukankan dulu saat aku kecelakaan Yoona yang mendonorkan darahnya untukku ?? itu berarti darahku dan Yoona sama bukan ?? biarlah  aku sedikit membalas kebaikan Yoona selama ini..” ucap yesung

“ maaf yesung-sii, kami tidak bisa mengambil darah anda” kata dokter. Yesung terkejut “tapi kenapa tidak bisa dokter ??

“ kami tidak bisa mengambil darah seseorang yang masih dalam keadaan sakit, anda belum sembuh total Yesung-sii, butuh beberapa bulan untuk memulihkan keadaan anda” jelas dokter

“ kumohon dokter, biarkan aku menolongnya sekali saja..”

“ kami mohon maaf yesung-sii”

“ sudahlah yesung-ah, kamu tidak perlu membalas kebaikan Yoona, Yoona melakukan semua itu tulus untuk membantumu Yesung-ah dan tidak meminta untuk kamu membalasnya, lebih sekarang kita berdoa untuk keselamatan Yoona agar bisa melewati masa kritisnya.” Ibu yoona menenangkan yesung dan mengelus pundak yesung.

“ ne ajumma….” Kata yesung dengan lemah “ yoona-ah mianhe….”

Beberapa jam kemudian, stock darah yang sama dengan darah Yoona sudah berhasil di dapatkan dan dokter sedang melakukan berusaha untuk menyelamatkan Yoona. Yesung dan orang tua Yoona masih tetap menunggu di rumah sakit. Yesung kelihatan leleah dan ibu Yoona menyuruh Yesung untuk segera pulang.

“ yesung-ah, ini sudah malam, sebaiknya kamu pulang dulu, kamu terlihat sangat lelah”ucap ibu yoona pelan

“ tapi ajumma.. aku ingiin menemani Yoona disini sampai dia sadar”

“ yesung-ah, kami yang akan menemani Yoona disini, kalau ada kabar tentang keadaan Yoona pasti kami akan memberitahumu Yesung-ah,” ayah Yoona juga berusaha membujuk Yesung

“ baiklah ajushii” Yesung lalu pulang kerumah bersama seorang supir pribadinya.

Esoknya Yesung sudah bersiap untuk menemui Yoona di rumah sakit. Tepat saat Yesung akan pergi, pembantu Yesung menahan kepergian Yesung.

“ Tuan Yesung..” panggil pembantu Yesung yang bernama Sunhwa

“ iya bibi Sun, ada apa ??” Tanya Yesung

“ tadi ibu Yoona nona datang, dia mencari Tuan Yesung tetapi Tuan masih tidur”

“ benarkah ?? kenapa kamu tidak membangunkanku Bibi ??

“ saya takut tuan, soalnya tuan tertidur sangat pulas”

“ sudahlah.. lalu dia bilang apa ??

“ ibu Yoona bilang kalau keadaan Yoona nona sudah membaik dan bisa melewati masa kritisnya, dia juga memberikan Surat ini Tuan” bibi Sunhwa lalu memberikan surat itu pada Yesung. Yesung lalu membuka surat itu dan di dalamnya terdapat kalung yang pernah di berikan Yoona dulu dan mulai membaca  surat dari Yoona.

“ Dear Yesung”

Annyeong Sungie Oppa…

bagaimana kabarmu ?? oh ya oppa, maaf ya beberapa hari ini aku tidak pernah menemani oppa lagi, memasakan makanan kesukaan oppa atau menemani oppa jalan-jalan, aku merasa sedikit lelah oppa. Hmm.. oppa mungkin saat oppa baca surat ini aku tidak lagi di Korea, aku, Ayah dan ibuku pergi ke Amerika untuk melakukan pengobatan untuk menyembuhkan penyakitku. Jadi doakan aku ya oppa, doakan semoga aku bisa cepat sembuh dan bisa kembali lagi ke korea.

Tapi oppa, bolehkan aku mempunyai satu permintaan ??? kumohon oppa berhentilah bersikap bodoh seperti saat itu, bersikaplah seperti Yesung oppa yang ku kenal dulu, Yesung oppa yang selalu tersenyum dan ceria dan selalu menyanyikanku lagu-lagu yang indah, satu lagi aku ingin saat aku pulang nanti oppa harus sudah sembuh, sudah bisa berjalan seperti dulu, aku harap oppa bisa menjalankan terapi yang di sarankan dokter dulu, aku yakin oppa pasti bisa sembuh, semangatlah untuk sembuh oppa, seperti semangatku yang ingin sembuh demi oppa. dan satu harapanku oppa, aku ingin melihat oppa bisa menjadi penyanyi terkenal oppa, seperti cita-cita oppa dari kecil. Yesung Oppa figting.. !!!

Terakhir… satu hal dari dulu yang sangat ingin ku katakan pada oppa, tapi aku malu oppa..hehe..

Ingatkah oppa sama kalung yang pernah kuberikan dulu sama oppa ?? kalung yang bertuliskan “YeNa” singkatan dari namaku dan namamu oppa “Yesung-Yoona”. Sebenarnya saat itu aku ingin ungkapkan isi hatiku yang sebenarnya sama oppa, tapi takdir berkata lain. Oppa “SARANGHE….jeongmal saranghe” . sekarang, kalung itu kutitipkan padamu oppa, aku harap oppa bisa menjaganya baik-baik dan bisa memakaikannya kembali untukku suatu saat nanti…

Gomawo oppa….

…Yoona…

Yesung menangis membaca surat dari yoona. Yesung tidak bisa lagi menahan air matanya. “ Yoona… kenapa kamu meninggalkanku???? Kamu sudah janji akan selalu di sampingku Yoona-ah…na ddo saranghe… saranghe yoona”

Beberapa bulan kemudian, Yesung mulai menjalankan terapi dan sudah mulai bisa berjalan. Yesung juga sudah mulai melakukan rekaman untuk albumnya.

“Yoona… tenanglah, aku akan menjadi seorang Yesung yang seperti kamu harapkan..cepatlah kembali Yoona-ah” ucap Yesung dalam hati.

3 tahun kemudian…..

Kini Yesung sudah menjadi penyanyi terkenal, penyanyi dengan suara yang sangat merdu, Penyanyi dengan sejuta fans… melakukan tur di berbagai kota. Dan saat ini, Yesung sedang mengadakan konser tunggal untuk pertama kalianya dan berharap Yoona bisa hadir menontonnya diantara beribu-ribu penonton.

1..2..3..7..10..12..15 lagu yang dibawakan Yesung saat konsernya. Saat diakhir konser, Yesung menyanyikan lagu hitsnya “it has to be u” dan berharap Yoona akan mendengarnya. “special lagu ini, buat seseorang yang paling kutunggu kedatangannya, seseorang yang bisa menjadikanku seperti ini, untuk seseorang yang paling kusayang” teriakan penonton semakin meriuhkan suasana..

Saat diakhir acara, semua teman-teman Yesung, memberikan selamat pada Yesung dan berhamburan di panggung. Tiba-tiba yesung melihat Yoona yang tersenyum kepadanya dan datang membawa rangkaian bunga diantara kerumunan orang. Yesung mencoba melihat lebih jelas dan benar Yoona telah kembali ke Korea dan datang menonton konser Yesung.  “ kamu kembali Yoona-ah”

Yesung dan Yoona lalu saling menatap dan tersenyum. Ingin rasanya dia memeluk orang yang sangat di rindukannya itu. 1..2.. menit lamanya mereka saling tersenyum, Yesung lalu berjalan mendekati Yoona..

“ akhirnya aku bisa melihatmu kembali Yoona-ah” ucap yesung

“ ne oppa…. Aku.. aku sangat senang bisa melihat oppa seperti ini, oppa bisa berjalan lagi dan menjadi penyanyi terkenal, rasanya sangat bahagia oppa” tanpa sadar air mata yoona jatuh di pipinya karena bahagia.

“ aku sangat merindukanmu yoona” yesung lalu memeluk yoona dengan erat. “aku juga oppa” balas yoona. Tiba-tiba yesung membisikan sesuatu di telinga yoona yang membuat yoona tersenyum.

kira-kira seperti gini adegannya

Yoona Yesung moment

“ sarangheyeo yoona-ah..”

“ naddo saranghe oppa…”

THE END..