Dear mom….
Rasanya  sangat melelahkan hari ini. Di saat sendiri di kamar sambil memeluk bantal dan beberapa boneka. Membuatku merasa malas untuk makan malam karena rasa sepi dan sendiri.

Tiba-tiba sebuah deringan telepon membuatku takut. Sudah kuterka, itu pasti suara deringan telepon dari ibuku yang sedang mengkwatirkanku dan bertanya “ apa kamu sudah makan nak ??”

Suara khwatir ibuku membuat pikiranku terganggu. janji-janji yang ku katakan pada bundaku agar makan tepat waktu yang nyaris kulupakan teringat kembali.

 

Janji-janji pada ibuku…..
Menjadi seseorang dengan hati yang cantik
Dan menjadi orang yang lebih peduli

Aku akan selalu menjaga cinta, kasih sayang dan keinginan ibuku

Meskipun terkadang aku telah membuat pilihan yang salah dan menyakitkan
Bunda, selalu memperhatikanku dari belakang dan kemudian membimbingku ke jalan yang benar…

Apa yang akan kulakukan?? hatiku mengecil..
Dapatkah aku melakukan sesuatu yang lebih baik tanpa memegang tangan ibu ???
Aku takut bahwa hal itu akan menjadi suatu kekuranganku..

Aku akan selalu menjadi anak yang bijaksana untuk ibu….

Maka berikanlah dukungan dan keberanian untukku bunda…
Aku akanselalu berusaha menjadi kebanggan ibu dan selalu membanggakan ibu di manapun aku berada …

maka berdirilah di sampingku… tetaplah disisiku…dan selalu ada untukku..
Aku akan selalu menunjukkan kasih sayangku pada ibu yang tak akan pernah berujung…

terkadang…aku malu untuk mengungkapkan kepada ibu..

Bahwa aku benar-benar mencintai ibu…

Bunda.. you’ll always in my heart…

And it will never change…

 

“Love u Mom”