minyul couple

 

 

Ini ff one shoot pertama buatanku.. gw milih minyul couple yang jadi cast utamanya emng karena lg seneng bgt ma ni couple..hehehe

Happy reading..

Onew pov

“ yaa hyung,, kenpa mengajakku ke bandara siang hari begini ?? “ celetuk minho kesal pda onew

“ sabarlah minho, aku lagi nunggu sahabatku dari Jepang, aku sudah janji akan menjemputnya di bandara hari ini” ucap onew

“ tapii hyung, aku lagi ngantuk sekarang, memangnya sahabat hyung yang mana sih ?

“ sahabatku Yoona, pernah hyung ceritakan padamu minho, dia akan datang ke korea dengan sahabatnya”

“ oh yoona noona, sudah lama ga ketemu yoona noona !! tapi masih lama ga sih hyung ??

“ palingan sebentar lagi, sabarlah minho !!

 

Yoona pov

“ uhh si onew mana sih, dari tadi tidak kelihatan !! kesal yoona

“ yoong, teman kamu mana sih yang jemput kita ?? ucap yuri kali ini

“ tunggu unnie, tadi dia bilang udah di bandara sama temannya, ehhh tunggu itu dia onew sudah datang !! “ wajah bête yoona berubah jadi gembira ketika melihat sahabatnya itu mengampirinya

Onew dan minho lalu datang mengahmpiri yoona dan yuri.

“ hi bro..” ucap yoona ketika bertemu onew *ngutip kata2 yoona panggil onew pas nnton musical onew*hehehe

“ yaaa yoona, aku ini oppa mu !! lebih tua setahun dari kamu yoona, kamu harus memanggiku oppa !!  “ gerutu onew

“ hehe arasso arassoo oppa !! abisnya kamu terlalu imut sih oppa !!

“ annyeong noona, masih ingat aku kan ??” kata minho

“ iyalah minho, masa noona lupa sih !! wah kamu tambah tinggi ya, lebih tinggi dari noona !!

“ ahh noona bisa aja, gomawo “

“ hahhaaha, oh iya onew oppa, minho-ssi kenalkan ini temanku, yuri unnie, yuri kenalkan ini onew dan minho”

“ annyeong.. yuri imnida manasso bangapsumnida onew-sii, minho sii” sapa yuri

“ annyeong yurii..” sapa onew dan minho bergantian

Setelah berkenalan, mereka berempat lalu bercerita sedikit kemudian pulang ke rumah yoona karena merasa lelah.

“ yaa oppa, aku lelah, tolong bawakan koperku yaa oppa ku yang imutt” ucap yoona dengan muka memelas

“ hmm.. kamu memang banyak maunya yoona-ah” onew pun langsung berjalan mengambil koper yoona dan menbawanya. Yuri dan minho hanya tersenyum melihat tingkah mereka. Kemudian yuri menyusul dibelakang yoona sambil menggiring kopernya, tapi saat akan mengambil kopernya tiba-tiba…

“ biar aku saja yang membawanya yuri noona” ucap minho sambil tersenyum lalu membawa koper yuri

“ gomawo “ yuri sambil tersenyum

Setelah sampai di rumah, yoona dan yuri lalu beristirahat karena besok mereka sudah punya jadwal untuk berjalan-jalan keliling korea bersama onew dan minho.

Esoknya…

Yuri dan yoona sudah bersiap untuk berjalan-jalan hari ini. Mereka sudah tidak sabar untuk berkeliling karena sudah lama tidak datang ke korea. Maklumlah, beberapa tahun belakangan yuri dan yoona sedang ada kesibukan di Jepang dan memaksa mereka untuk menetap di Jepang.

Pip..pipp..pipp… bunyi klakson mobil onew di depan rumah yoona. Yuri dan yoona pun bergegas menghampiri onew.

“ kamu datang tepat waktu oppa, aku sudah tidak sabar untuk hari ini !!, benarkan yuri ??” kata yoona dengan senang

“ ne, aku juga sudah sangat merindukan korea”

“ kajja.. ayo kita berangkat sekarang”

“ ne, eh tunggu oppa, minho mana ? dia tidak ikut  ??

“ dia akan menyusul kita nanti, ” jelas onew

“ oh begitu”

Yuri, onew dan yoona lalu berjalan-jalan di sekitar Namsan Tower. Mereka terlihat sangat menikmati perjalanan mereka.

“ onew, yoong, aku pergi beli minuman dulu ya” yuri said

“ ne, hati-hati yul..

Yuri pov

Yuri lalu pergi membeli minuman di toko terdekat. Setelah mendapatkan air munumnya, yuri lalu menyebrangi jalan sambil meneguk air minumnya sehingga tidak memperhatikan jalannya. Tiba-tiba…

“Aaaaaaaaaaa………….” Teriak yuri..

5 detik

10 detik..

15 detik  kemudian yuri perlahan membuka matanya..

“ aa..apa ini ?? apa aku masih hidup ? aauu sakitt !!” rintih yuri

Hampir saja yuri tertabrak oleh mobil yang melintas.

“ syukurlah aku masih hidup, ta.. tapii ini ?? minho ?? minho yang menolongku tadi dan sekarang aku sedang terbaring di atas badannya.. omo !! betapa malunya aku “ ucap yuri dalam hati

Cepat-cepat yuri bangun dan berusaha berdiri walau masih sedikit kesakitan dan membantu minho yang sedikit terluka.

“ minho-sii gwenchanayo ?? ucap yuri panic melihat pergelangan tangan minho yang mengeluarkan darah

“ ne noona, gwenchana, yuri noona baik baik juga kan ?”

“ aku baik, tidak tahulah bagaimna jadinya aku jika kamu tidak menolongku tadi minho sii, jeongmal gomawo,,

“ cheonmaneyeo..

“ minho sii, tunggu disini sebentar ya..aku mau membeli obat merah dan perban dulu..” kata yuri

Tidak lama kemudian, yuri membawa obat merah dan perban. Dengan hati-hati yuri membalut tangan minho yang berdarah.

Minho pov

Untunglah yuri noona tidak sampai tertabrak mobil tadi. Dan sekarang dia sedang mengobati tanganku yang sedikit berdarah. Dia sangat cantik terlihat dari dekat dan rasanya sangat nyaman berada di dekatnya.

Deg….

Jantungku berdebar kencang.. makin kencang ketika yuri noona memegang tanganku dengan lembut.. apa maksudnya ini ?? apa aku suka dan jatuh cinta dengannya ??

Yuri pov

“ minho sii, lukamu sudah selesai aku perban, apa rasanya sudah lebih baik ??

“ ne noona, sudah sangat baik”

“ kajja, sekarang kita pergi sama yoona dan onew, pasti mereka sedang khwatir sekarang” ajak yuri. Mnho mengangguk lalu berjalan bersama yuri ke tempat yoona dan onew

“ unnie…” teriak yoona memanggil yuri

“ unnie kamu dari mana saja ?? aku sangat mengkhawatirkanmu unnie” ucap yoona lagi

“” tenanglah yoona, unnie baik baik saja”

“ minho ?? kenapa kamu bisa sama yuri ?? dan ada dengan tanganmu ?? kata onew mengkhawatirkan minho ketika melihat tangan minho yg diperban

“ aku bertemu minho tadi, dan dia yg menolongku karena aku hampir di tabrak mobil, syukurlah minho datang tepat waktu, ahh ini semua salahku” kata yuri dengan nada menyesal

“ benarkah ?? apa kalian berdua baik baik saja ??

“ ne noona, kami baik saja, hanya sedikit terluka”

Mereka pun menyudahi jalan” mereka dan segera pulang kerumah.

Hari berganti hari, minggu berganti minggu..

Semenjak kecelakaan itu, yuri dan minho kini semakin dekat. Mereka sering jalan bersama, sms-an, dan melakukan berbagai aktivitas lain bersama. Yuri dan minho tampak nyaman satu sama lain.

“ unnie, belakangan ini aku lihat unnie lebih dekat dengan minho ??” tanya yoona pada yuri

“ iya, lagipula minho orangnya sangat mengasikkan dan unnie nyaman jalan dengannya”

“ apa unnie suka dengan minho ?? sepertinya minho kelihatan suka bgt sama unnie, dari cara dia melihat unnie, berbicara dengan unnie, semua terlihat berbeda..

“ mwo ? beda maksudmu ??”

“ iyya unnie, sepertinya yuri unnie orang special yang bagi minho.. ciee ciee” goda yoona

“ aishh yoona, apaan sih kita itu Cuma temenan kok, gag lebih”

“ tapi unnie…

Yoona menghentikan ucapannya karena yuri sudah pergi dari tempat itu.

Yuri pov

“ apa maksud yoona tadi ??” apa minho benar menyukaiku seperti saat ini yang kurasakan mulai menyukai dan menyayangi minho ?? tapi dia lebih muda 2 tahun, apa aku salah menyukai seseorang yang lebih muda dariku ??” tanpa yuri sadari air mata yuri mengalir membasahi pipinya.. rasanya sangat sulit untuk mengartikan perasaannya saat ini..

 

Nae sarangi jejariro oji mothago heullin noonmool mankeum muhlli ganeyo

Naneun ijuhyahajyo geudae nuhmoo geuriwuh nareul apeuge haljineun mollado ijuhyo

Ringtone hp yuri berbunyi, ada panggilan dari minho.. yuri tidak mengangkat  telepon itu malah merejectnya… yuri menangis !!

Minho pov

“ kok di matikan sih ??” ada apa dengan yuri noona ?? apa dia marah padaku ? berbagai pertanyaan timbul di pikiran minho.

“ yuri noona, kamu sedang apa sekarang ? tahukan kamu kalau sekarang aku sangat merindukanmu ?? bogoshipo noona”

Minho mencoba menghubungi lagi yuri tapi tetap tidak diangkat

Esoknya..

Minho pergi kerumah yoona karena yuri tinggal bersama yoona disana. Minho berniat mengajak yuri jalan-jalan hari ini.

Tok tok tok..

“ annyeong minho sii, pasti kamu cari yuri unnie ya ?? sapa yoona

“ ne noona, apa yuri noona ada ?

“ yuri unnie sedang pergi, dia juga tidak bilang mau kemana, mau tititp pesan ??

“ ani .. nanti kalau sudah bertemu yuri noona saja, aku pulang dulu ya noona

“ ne minho sii hati hati dijalan..”

Yuri pov

“ apa benar yang kulakukan ini ?? harus menghindari minho walaupun terasa sangat sulit karena bagaimanapun juga minho lah yg menghiburnya dan selalu membuatnya tersenyum selama ini ??” berbagai pertanyaan dan rasa gundah melanda hati yuri. Rasanya ia ingin berlari jauh dan berlari dari semua masalah yang ada di pikirannya..

Beberapa hari kemudian, yuri terus menghindari minho. Sudah berbagai cara minho lakukan untuk bertemu Yuri, tapi yuri tetap menghindar. Yoona yang melihat tingkah Yuri berusaha untuk bertanya lebih jauh tentang perasaannya pada Minho.

“ ehm..ehm.. onnie,, boleh aku Tanya sesuatu padamu ??” ucap Yoona dengan penuh hati” agat tidak salah bicara

“ memangnya kamu mau Tanya apa saeng ??”

“ hmm onnie menjauhi minho ya ??”

“ apa tidak ada pertanyaan lain selain itu ?? onnie malas membahasnya yoona-ah !!

“ tapi eon..” belum sempat menyelesaikan katanya yuri kembali berbicara

“ sudahlah yoona-aah, itu bukan urusanmu !! lagipula onnie sudah bilang tidak ingin membicarakan hal itu yoona ! bentak yuri pada yoona dengan kesal

“ mian.. mianhe onnie kalau aku menyinggung perasaan onnie”

“ sudahlah..jangan dipikirkan”

Beberapa saat hening diantara mereka. Yuri lalu membuka suara.

“ sang, maaaf atas kata” onnie tadi” ucap yuri

“ gwenchana onnie..

“ hmm.. yoona-aah besok onnie mau kembali ke Jepang, onnie sudah pesan tiket dan pagi besok onnie akan berangkat” kata-kata yuri membuat yoona kaget

“ mwo ?? ta..tapi kenapa mendadak sekali, kita kan masih lama di Korea onnie”

“ ini sudah keputusanku yoona-ah, onnie sudah bosan di korea !!”

Esoknnya yuri sudah bersiap-siap untuk berangkat ke Jepang hari ini. Yoona tidak bisa mengantar yuri karena ada pekerjaan saat itu. Yoona lalu mengantar yuri sampai supir taksi yang akan mengantar yuri sampai di bandara..

“ onnie, hati hati di sana, kalau ada apa-apa hubungi aku saja, ok !!” pesan yoona pada yuri

“ arasso, onnie pergi dulu ya, anyeong “

@ bandara incheon

Penerbangan di tunda 30 menit, akhirnya yuri duduk di lobi bandara sambil membaca buku.. sejenak minho kembali masuk dalam pikiran yuri.

“ minho-sii, apa kamu akan datang ??

aishh apa yg sedang kupikirkan ? tidak mungkin dia akan datang, dia tidak tahu kalau aku akan berangkat ke Jepang hari ini, babo !!” piker yuri dalam hati

beberapa menit kemudian..

“ PANGGILAN DITUJUKAN PADA PENUMPANG YANG AKAN BERANGKAT KE JEPANG AGAR MENUJU PESAWAT KARENA PESAWAT AKAN TAKE OFF BEBERAPA SAAT LAGI”

Mendengar pengumuman itu, yuri lalu bergegas menuju pesawat, walau sedikit berat harus meninggalkna korea yuri tetaap berusaha tegar.

“ yuri noona “ teriak seseorang memanggil  yuri. Yuri tak mendengarnya dan tetap melanjutkan jalannya.

“ yuri noona, ku mohon berhenti, yuri noona saranghe ” teriak seseorang itu lagi memanggil yuri kali ini lebih keras. Yuri menoleh.

“ mwo ?? minho ??” yuri kaget melihat minho yg kelelahan berlari menghampirinya

“ minho-sii ?? kenapa kamu bisa disini ??

“ noona,, kumohon jangan pergi dari korea, aku sangat membutuhkan noona disini,, noona, saranghe” spontan minho langsung mengucapkan kata cinta pada yuri

Yuri terkejut mendengar ucapan minho barusan. Hatinya berdebar. Senang, yuri sangat senang mendengar ucapan minho. Tapi hal itu tidak merubah keputusan yuri untuk kembali ke Jepang.

“ mianhe minho, tapii aku harus ke jepang sekarang untuk melanjutkan studyku disana.

“ tapi noona,..

“ jika kamu benar-benar mencintaiku, kamu pasti mau menungguku minho-sii” kata yuri

Minho tersenyum. Munginkah itu pertanda kalau yuri akan menerimanya ??

“ pasti noona, aku pasti akan menunggumu.”

Yuri dan minho lalu bersama-sama tersenyum. Kemudian, yuri mengambil sepasang gelang putih untuk diberikan pada minho.

“ ini, pakai gelang ini jika kamu benar-benar akan menungguku minho” ucap yuri sambil memakaikan gelang itu ketangan minho.

“ gelang ini tak akan pernah ku lepaskan dari tanganku noona “

Panggilan kedua dari pesawat, yuri cepat-cepat  menuju pesawat dan mengucapkan salam perpisahan pada minho.

2 tahun kemudian….

Minho pov

Minho berjalan di sekitar apartementnya. Tiba-tiba minho melihat sebuah pengumuman yang membuat minho tersenyum senang.

“ datang dan hadirilah pameran lukisan oleh pelukis Jepang terkenal KWON YURI di Gedung Seni Namsan”

“Kamu sudah kembali noona” ucap minho dalam hati

Besoknya minho sudah bersiap-siap untuk bertemu yuri. Minho tak sabar untuk bertemu noona yang sangat dia sayangi itu.

@ gedung seni namsan

“Aishh banyak sekali orang, bagaimana caranya aku bisa melihat yuri noona..” gerutu minho

Akhirnya minho bisa melihat yuri.

“ noona.. “ teriak minho. Yuri tidak mendengarnya.

“ yuri noona..” teriak minho lagi, tapi yuri masih tidak menoleh padanya.

Asihh, dari dulu dia tidak pernah mendengar panggilanku. Apa aku harus mengucapkan “saranghe” lagi supaya dia bisa dengar ??

“ KWON YURI !!!” kali ini lebih keras dari sebelum-sebelumnya dan yuri berhasil mendengarnya.

“ min..minho ???” yuri lalu menghampiri minho

Keduanya terlihat canggung terpesona akan masing-masing.

“ yuri noona, bagaimana kabarmu” minho membuka suara

“ baik, kamu ?” tanya yuri balik

“ baik juga..hmm noona…

“ ne ??

Minho tidak bisa menahan perasaanya dan langsung memeluk yuri.

“ bogoshipo..jeongmal bogoshipo.. aku sangat merindukanmu noona “

Yuri kaget dan tetap mebiarkan minho memeluknya. Yuri juga sangat merindukan minho.

“ nado bogoshipo minho” ucap yuri yang masih ada dalam pelukan minho. Yuri hampir tak bisa menahan air matanya yang jatuh karena senang bisa bertemu minho lagi.

“ noona, gelang pemberianmu masih kupakai, dan sudah kubuktikan aku menunggumu noona,,

Noona, bisakah kita kembali memulainya dari awal ?? kata minho

Yuri diam.

10 detik

15 detik

20 detik kemudian yuri tersenyum dan langsung memberikan ciuman di pipi minho.

“ ne, minho… kita akan memulainya dari awal” ucap yuri pelan

“ gomawo.. gomawoo noona.. saranghe..” minho kembali memeluk yuri

“ na do saranghe” bisik yuri di telinga minho..

 

The end….